Senin, 12 Februari 2018

Kementerian Dalam Negeri Singapura Sambangi PBNU

Jakarta, Belajar Muhammadiyah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendapatkan kunjungan dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri Singapura. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyambutnya langsung di ruangannya, di lantai tiga, Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (16/1).

Pada pertemuan tersebut, Kiai Said didampingi Ketua PBNU KH Abdul Manan Ghani, Ketua PBNU H Robikin Emhas, H Eman Suryaman, H Sulton Fatoni, H Hanief Saha Ghafur; Bendahara Umum PBNU H Ing Bina Suhendra; Wakil Sekjen PBNU H Masduki Baedowi, H Ulil Abshar, Isfah Abidal Azis, dan pengurus lainnya. 

Kementerian Dalam Negeri Singapura Sambangi PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Kementerian Dalam Negeri Singapura Sambangi PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Kementerian Dalam Negeri Singapura Sambangi PBNU

Sementara rombongan dari Kementerian Dalam Negeri Singapura yang berkunjung ialah Parliamentary Secretary, Ministry of Home Affairs and Ministry of Health Amrin Amin, Ambassador of Singapore to Indonesia Anil Nayar, Deputy Chief of Mission, Embassy of Singapura Jonathan Han, First Secretary (Political) Embassy of Singapore Cai Xihao, Assistant Director Singapore Civil Defence Force Tan Jee Piau, dan Senior Manager Ministry of Home Affairs Kristen Samivelu.

Dalam pertemuan tersebut, Kiai Said menyampaikan banyak hal, termasuk tentang keragaman di Indonesia. Kiai Said mengatakan, di Indonesia terdapat banyak bahasa, etnik, agama, bahkan organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, dan Perti. 

Belajar Muhammadiyah

Namun begitu, Kiai Said menyayangkan banyak warga Singapura tidak mengerti tentang keberagaman di Indonesia. Padahal, kata Kiai asal Cirebon, Jawa Barat tersebut, Singapura merupakan negara tetangga yang sangat dekat.

“Kadang orang Singapura yang tetangga dekat tidak ngerti, kalau orang jauh laik ya tidak ngerti,” katanya prihatin. 

Menurut Kia Said, ketidakmengertiannya karena hubungan budaya antara Indonesia dengan Singapura kurang kuat.



Belajar Muhammadiyah



Menanggapi hal itu, perwakilan dari Singapura Parlimentary Secretary Ministry of Home Affairs and Ministry of Health Amrin Amin berharap, ke depan hubungan dengan NU bisa diperkuat.

“Saya rasa mungkin boleh kita pergiatkan lagi,” katanya. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Tegal Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Kementerian Dalam Negeri Singapura Sambangi PBNU di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock