Kamis, 16 November 2017

LP Ma’arif NU Minta Kearifan Pemerintah

Jakarta, Belajar Muhammadiyah

Kontroversi usulan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) mendapat tanggapan dari Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU). Organisasi yang menaungi 12 ribu lembaga pendidikan NU di seluruh Indonesia ini meminta pemerintah untuk bersikap arif dan bijaksana dengan menggelar UN ulang mengingat banyaknya jumlah siswa yang tidak lulus ujian tersebut.

“Kami minta pemerintah bisa arif dan bijaksana. Beri kesempatan bagi siswa yang tidak lulus untuk ikut ujian (UN) susulan,” kata Ketua Umum PP LP Maarif NU Nadjid Muchtar kepada wartawan di kantornya Jalan Taman Amir Hamzah, Matraman Timur, Jakarta, Kamis (29/6)

LP Ma’arif NU, kata Nadjid, menilai akan terasa tidak adil jika standar kelulusan seorang siswa diukur dengan UN. Pasalnya, lanjutnya, pendidikan di Indonesia belum merata. “Problemnya kan pemerataan. Di daerah (desa) dan di kota kan tidak sama. Jadi, tidak adil kalau Ujian Nasional itu jadi standar kelulusan,” katanya.

LP Ma’arif NU Minta Kearifan Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)
LP Ma’arif NU Minta Kearifan Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)

LP Ma’arif NU Minta Kearifan Pemerintah

Menurut Nadjid, UN seharusnya digelar hanya menjadi alat ukur untuk memetakan kualitas pendidikan secara nasional. ”Unas mestinya untuk alat pemetaan saja, bukan meluluskan siswa. Pihak sekolah, saya kira lebih tahu soal kualitas siswanya,” katanya.

Tak Setuju Tawaran Paket C

LP Ma’rif NU, kata Nadjid, juga tidak setuju tawaran pemerintah tentang penyelenggaraan program Paket C bagi siswa yang tidak lulus. Tawaran tersebut dinilai cukup memberatkan siswa, karena biayanya mahal.

Belajar Muhammadiyah

Nggak usah pake Paket C segala. Paket C itu mahal, Rp 180 ribu biayanya,” ujar Nadjid. (rif)

Belajar Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Daerah, Sejarah Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. LP Ma’arif NU Minta Kearifan Pemerintah di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock