Minggu, 22 Oktober 2017

Jelang Nyepi, GP Ansor Pejarakan Kawal Konvoi Ogoh-Ogoh

Buleleng, Belajar Muhammadiyah. Semangat kebersamaan antarumat beragama terlihat nyata di desa Pejarakan kecamatan Gerokgak kabupaten Buleleng, Bali. Suasana harmonis ini bisa disaksikan saat perayaan Ogoh-Ogoh oleh umat hindu yang dikawal GP Ansor Pejarakan, Jumat (20/3).

Jelang Nyepi, GP Ansor Pejarakan Kawal Konvoi Ogoh-Ogoh (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Nyepi, GP Ansor Pejarakan Kawal Konvoi Ogoh-Ogoh (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Nyepi, GP Ansor Pejarakan Kawal Konvoi Ogoh-Ogoh

Para anggota GP Ansor Pejakaran bersama Pecalang menjaga setiap arak-arakan Ogoh-Ogoh. Arak-arakan ini mengelilingi desa dan berakhir di Sema (tempat pembakaran mayat/pengabenan).

Perayaan ini merupakan salah satu persiapan menjelang hari Nyepi yang jatuh pada Sabtu (21/3). Ogoh-Ogoh sendiri merupakan representasi dari Bhuta Kala yang digambarkan sifat-sifat negatif pada diri manusia. Setelah diarak keliling desa, semua ogoh-ogoh dibakar dengan harapan semua kejelekan juga ikut musnah.

Belajar Muhammadiyah

Ketua GP Ansor Pejakaran Abdul Karim Abraham merasa bersyukur hidup di daerah yang sejak dulu mengutamakan perdamaian dari pada permusuhan.

“Para pendahulu kami, baik dari sesepuh Islam maupun Hindu, telah mengajarkan kami untuk hidup berdampingan dan saling menghormati. Sebuah ajaran yang kami jadikan batu tapal toleransi di sini,” kata Karim.

Belajar Muhammadiyah

Menurut Karim, isu toleransi yang selalu dikampanyekan oleh kaum-kaum terpelajar tidak hanya mandeg di forum-forum diskusi dan seminar. Isu itu harus nyata dipraktikkan di dalam kehidupan.

“Menjalankan toleransi secara nyata memang tidak semudah mengeluarkan pendapat dalam forum, perlu konsistensi dan kesabaran. Kami GP Ansor akan siap setia menjalankan itu demi sebuah keharmonisan antarumat beragama,” tambah Karim.

Di Sabtu ini adalah puncak perayaan Nyepi di Bali. Umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian, yakni Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelangunan. Umat agama lain termasuk Islam juga menghormati untuk tidak beraktivitas di luar rumah. (Abraham Iboy/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Amalan, Makam, Quote Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Jelang Nyepi, GP Ansor Pejarakan Kawal Konvoi Ogoh-Ogoh di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock