Solo, Belajar Muhammadiyah. Begitu terpilih pada Konferensi Cabang (Konfercab) PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Surakarta, tahun lalu, tantangan berat mesti ia hadapi. Hal tersebut menurutnya dikarenakan NU Solo yang belum begitu ‘terlihat’ dibandingkan Ormas Islam lain.
| IPNU Solo Siap Hadapi Tantangan (Sumber Gambar : Nu Online) |
IPNU Solo Siap Hadapi Tantangan
“Akan tetapi saya justru merasa tertantang untuk bisa ikut membesarkan NU di Solo, khususnya di kalangan pelajar,” tegas ketua PC IPNU Solo, Ahmad Khabhibi saat ditemui Belajar Muhammadiyah pada rapat persiapan Pasar Rakyat Indonesia, di kediaman ketua PCNU Solo, A Helmy Sakdillah, Sabtu (23/2) malam.Khabhibi melanjutkan, IPNU Solo pada masa periode tahun 2012-2014 ini, memiliki beberapa visi diantaranya memajukan potensi pemikiran IPNU dan membangun kader di 5 PAC, atau yang biasa disebut segi lima, di Kota Surakarta.
Belajar Muhammadiyah
Persoalan pengkaderan memang menjadi hal yang sangat urgen bagi sebuah organisasi seperti IPNU. Untuk hal tersebut, dia membentuk strategi agar IPNU bisa masuk ke sekolah-sekolah di Solo.Belajar Muhammadiyah
“Kita masuk ke sekolah-sekolah. Kemudian kita petakan para pelajar yang potensial untuk masuk IPNU, semisal ke anak-anak kiai dan tokoh NU,” terang Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UNS ini.“Sedangkan untuk program eksternal, kita terus menjalin komunikasi dengan IPNU se Solo Raya,” lanjutnya.
Saat ini IPNU Solo mencoba membangun kelembagaan dengan membentuk beberapa departemen diantaranya Departemen Organisasi, Departemen Seni, Departemen Pengkaderan, dan Departemen Dakwah. Harapannya berebagai departemen tersebut mampu menjadi wadah kegiatan bagi para anggota.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ajie Najmuddin
Dari Nu Online: nu.or.id
Belajar Muhammadiyah IMNU, Pertandingan Belajar Muhammadiyah

EmoticonEmoticon