Rabu, 19 Juli 2017

Tokoh-Tokoh Wahabi Jadi Rujukan Beragama Kemenag Jawa Timur

Jakarta, Belajar Muhammadiyah. Sejumlah tokoh yang menggawangi paham Wahabi kekinian, menjadi referensi utama Kemenag RI Jawa Timur. Dalam makalah 40 halaman yang berisi panduan sembahyang di website Kemenag Jatim itu, nama Nashiruddin Al-Albany dan Al-‘Utsaimiin untuk menyebut di antaranya, kerap muncul sebagai pemberi legitimasi kesahihan hadits perihal sembahyang.

Sekretaris Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PP LDNU) H Syaifullah Amin menyayangkan kehadiran nama-nama itu.

Tokoh-Tokoh Wahabi Jadi Rujukan Beragama Kemenag Jawa Timur (Sumber Gambar : Nu Online)
Tokoh-Tokoh Wahabi Jadi Rujukan Beragama Kemenag Jawa Timur (Sumber Gambar : Nu Online)

Tokoh-Tokoh Wahabi Jadi Rujukan Beragama Kemenag Jawa Timur

“Mestinya Kementerian Agama Jatim lebih memprioritaskan ulama yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa Timur,” kata H Amin kepada Belajar Muhammadiyah di Jakarta, Jumat (12/6) sore.

Belajar Muhammadiyah

H Amin juga memberikan pilihan lain. “Kalau mau, menempatkan para sahabat nabi terutama assabiqunal awwalun sebagai rujukan. Buat apa menampilkan tokoh yang kontribusinya belum jelas bagi perkembangan Islam di Nusantara khususnya di Jawa Timur.”

Demikian tanggapan H Amin soal referensi yang disebutkan portal Kemenag RI Jawa Timur dalam rubrik "Data" dengan sub rubrik “Panduan Sholat”. Di makalah ini sejumlah nama tokoh Wahabi yang muncul antara lain Nashiruddin Al-Albany, Syu’aib Al-Arna’uth, Al-‘Utsaimin, Abdul Aziz bin Baz, dan Al-A’dzomy.

Belajar Muhammadiyah

Kecuali itu, penulis makalah ini juga mengutip pandangan-pandangan Ibnu Taimiyyah dan Ibnul Qoyyim.

“Yang jelas otoritas setempat abai. Tokoh-tokoh Wahabi kontemporer ini sudah jelas muttafaq tidak memiliki toleransi dalam soal khilafiyah,” tandas H Amin. (Alhaiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Lomba, Pemurnian Aqidah Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Tokoh-Tokoh Wahabi Jadi Rujukan Beragama Kemenag Jawa Timur di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock