Senin, 24 April 2017

1 Muharram, Peziarah Masjid Ampel Surabaya Naik Empat Kali Lipat

Surabaya, Belajar Muhammadiyah
Peziarah ke komplek makam dan masjid salah seorang walisongo, yakni Sunan Ampel, Surabaya pada libur tahun baru Hijriyah, 1 Muharram 1426 mencapai 5.000 orang perhari atau naik empat kali lipat.

"Kalau hari-hari biasa jumlah pengunjung sekitar 1.000 hingga 1.500 orang atau rata-rata 1.200, maka sekarang naik empat kali lipat lebih, mulai kemarin (Rabu, 9/2)," kata Baidlowi, petugas Masjid Sunan Ampel di Surabaya, Kamis.

Ia menjelaskan, para peziarah itu berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Madura serta luar daerah lainnya menggunakan kendaraan pribadi maupun bus yang disewa.? ? ? ? Untuk menyambut datangnya tahun baru Hijriyah, takmir Masjid Sunan Ampel mengadakan doa bersama yang diikuti ribuan jamaah pada Rabu (9/2) dipimpin oleh KH Anas Tamam dari Gresik. "Doa bersama dilakukan setelah shalat Ashar. Intinya kami meminta keselamatan bangsa dan khususnya umat Islam," katanya.

Baidlowi menjelaskan, selain itu, ribuan peziarah juga memanjatkan doa sendiri di dalam masjid maupun di komplek makam Sunan Ampel. Biasanya para peziarah itu datang ke lokasi untuk berdzikir maupun mengaji Al-Quran serta membaca shalawat kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan doa keselamatan.

Para peziarah itu juga datang ke Masjid Sunan Ampel membawa botol untuk membawa air dari sumur yang diyakini memiliki khasiat.

Karena meningkatnya jumlah peziarah, maka diakui Baidlowi, permintaan air juga meningkat, apalagi pada saat bersamaan juga sedang ada kepulangan jamaah haji dari tanah suci Makkah. "Jamaah haji itu kan sekarang dibatasi membawa air zam-zam dari Mekkah. Kemudian mereka mampir ke sini dan membawa air sumur Sunan. Saya tidak tahu apakah dicampur atau tidak," katanya.

Para peziarah yang menggunakan bus biasanya melakukan ziarah walisongo dalam satu paket sekitar 10 hari, mulai dari Jawa Barat hingga ke berbagai wali di Jatim.

Setelah itu biasanya dilanjutkan ke beberapa makam di Madura, seperti makam Syaechona Cholil (Bangkalan), Batu Ampar (Pamekasan), makam raja-raja Asta Tinggi Sumenep dan makam wali di Poteran, Sumenep.

Sementara peziarah di Jatim maupun Jateng biasanya juga tidak mengunjungi secara lengkap atau hanya mengunjungi lima wali di daerah-daerah terdekat.(an/mkf)


?

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Pondok Pesantren, Nahdlatul Belajar Muhammadiyah

1 Muharram, Peziarah Masjid Ampel Surabaya Naik Empat Kali Lipat (Sumber Gambar : Nu Online)
1 Muharram, Peziarah Masjid Ampel Surabaya Naik Empat Kali Lipat (Sumber Gambar : Nu Online)

1 Muharram, Peziarah Masjid Ampel Surabaya Naik Empat Kali Lipat

Belajar Muhammadiyah. 1 Muharram, Peziarah Masjid Ampel Surabaya Naik Empat Kali Lipat di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock