Selasa, 29 Desember 2015

GP Ansor: Demonstrasi Harus Tertib, Laporan Dugaan Penistaan Agama Harus Diproses Hukum

Jakarta, Belajar Muhammadiyah - Menyikapi rencana demonstrasi tanggal 4 November 2016 mendatang yang dilakukan beberapa kelompok masyarakat, Pimpinan Pusat GP Ansor memandang bahwa perbedaan pendapat dalam kontestasi politik adalah sebuah kewajaran dan merupakan pendewasaan demokrasi.

Begitu juga ketika ada pihak-pihak yang ingin menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi hal itu merupakan bagian dari demokrasi.

GP Ansor: Demonstrasi Harus Tertib, Laporan Dugaan Penistaan Agama Harus Diproses Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor: Demonstrasi Harus Tertib, Laporan Dugaan Penistaan Agama Harus Diproses Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor: Demonstrasi Harus Tertib, Laporan Dugaan Penistaan Agama Harus Diproses Hukum

"GP Ansor meminta aparat kepolisian untuk terus memproses secara hukum laporan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahja Purnama yang menjadi pemantik protes dan kegaduhan di kalangan masyarakat," tegas Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas dalam rilisnya.

Pimpinan Pusat GP Ansor juga mengimbau umat beragama dan seluruh elemen bangsa menghormati proses hukum tersebut. Selanjutnya, umat beragama dan seluruh elemen bangsa menghargai apapun yang nanti menjadi keputusan pihak berwenang terkait dugaan penistaan agama tersebut.

Belajar Muhammadiyah

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang, GP Ansor meminta agar para elit terutama kepala daerah menghargai kultur Indonesia sebagai bangsa Timur yang selalu mengedepankan kesantunan dalam berucap dan bertindak. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah Pertandingan, Doa, Berita Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. GP Ansor: Demonstrasi Harus Tertib, Laporan Dugaan Penistaan Agama Harus Diproses Hukum di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock