Sabtu, 20 Januari 2018

Awal Hijriyah, Makam Tebuireng Banjir Peziarah

Jombang, Belajar Muhammadiyah. Memasuki tahun baru hijriyah, kompleks pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, dipadati para peziarah. Bahkan mereka harus mengantre untuk sekadar berdoa di depan makam Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan sesepuh lain di pemakaman tersebut.

Awal Hijriyah, Makam Tebuireng Banjir Peziarah (Sumber Gambar : Nu Online)
Awal Hijriyah, Makam Tebuireng Banjir Peziarah (Sumber Gambar : Nu Online)

Awal Hijriyah, Makam Tebuireng Banjir Peziarah

Menurut data yang dihimpun satpam penjaga gerbang makam, David, peziarah sudah mencapai 10.000 orang.? Lonjakan peziarah dimulai sejak Kamis (23/10) yang bertepatan dengan malam Jumat legi. “Jumat kemarin itu legian Mas, ditambah Suroan ini, jadi ya 10.000 itu wajar,” ujar David.

Para peziarah datang dari berbagai daerah di Jawa, seperti Mojokerto, Surabaya, Gresik, Kendal, Brebes, Pati, bahkan ada dari luar Jawa, seperti Bengkulu dan Lampung. “Kita dari (ziarah makam) Wali Songo nggak afdhol sebelum ke Gus Dur,” terang H Mansyur, pimpinan rombongan peziarah dari Brebes.

Belajar Muhammadiyah

Jalanan depan Tebuireng juga menjadi macet total. Bus-bus yang parkir di jalanan panjangnya mencapai sekitar 300 M, dari Perempatan Cukir sampai Pertigaan Seblak. “Itu belum ditambah dengan yang parkir di depan Masjid Ulil Albab dan yang masuk di Pondok,” ungkap Sodiq (40), tukang parkir Wisata Religi Makam Tebuireng. “Total sekitar 3000 mobil juga ada, kalau hitungannya sejak Kamis kemarin,” tambanya.

Lonjakan tersebut juga berakibat positif bagi para tukang parkir, pedagang Pasar Gus Dur, dan para penyedia jasa kamar mandi dan pengisian baterai telepon genggam. “Ya, beberapa hari ini dagangan meningkat, untuk persennya kami masih belum bisa memastikan sekarang. Karena belum berakhir,” ungkap Ibrul, pedagang buku lorong makam Gus Dur. Diperkirakan peziarah akan terus bertambah sampai Ahad ini (26/10). (Abror/Mahbib)

Belajar Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Pendidikan, Santri Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Awal Hijriyah, Makam Tebuireng Banjir Peziarah di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock