Rabu, 24 Januari 2018

Ansor Diingatkan, Jangan Sampai Aliran Keras Masuk ke Desa

Rembang, Belajar Muhammadiyah

Sebagai kader muda NU, Gerakan Pemuda Ansor sudah seharusnya lebih aktif berperan serta mempertahankan apa yang sudah diperjuangkan oleh Nahdlatul Ulama. Utamanya di desa, badan otonom NU ini mesti terlihat kiprahnya dalam membentengi warga dari paham ekstrem.

Ansor Diingatkan, Jangan Sampai Aliran Keras Masuk ke Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Diingatkan, Jangan Sampai Aliran Keras Masuk ke Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Diingatkan, Jangan Sampai Aliran Keras Masuk ke Desa

Imbauan tersebut disampaikan Kiai Suparman, Rais Syuriyah Pengurus Ranting NU Desa Babadan, Kecamatan Kaliori Rembang, Jawa Tengah saat Pimpinan Ranting GP Ansor setempat menggelar rapat anggota pemilihan ketua ranting yang baru di Masjid Attaqwa Desa Babadan.

"Gerakan yang paling harus diwaspadai adalah setiap gerakan yang ada di desa. Jangan sampai aliran yang menggunakan kekerasan masuk ke desa kita tercinta ini,” pintanya, Rabu (23/8) malam itu.

Belajar Muhammadiyah

Menurut Kiai Suparman, sebagai “anak sulung” NU, GP Ansor diharapkan dapat berkiprah maksimal. Selain itu, GP Ansor juga harus siap dan dipersiapkan untuk menggantikan kepengurusan Nahdlatul Ulama kelak.

Belajar Muhammadiyah

Ia juga mengajak kepada GP Ansor untuk melestarikan tradisi NU seperti ziarah dan lainnya. Ziarah kubur, kata Kiai Suparman, merupakan salah satu wujud kecintaan warga Nahdliyin terhadap sejarah, terutama sejarah leluhur sendiri.

Ketua Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Kaliori Jasmani memimpin langsung pendemisioneran ketua lama dan sidang pemilihan ketua baru. Ia mengapresiasi Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Babadan yang telah menjalankan organisasi sesuai dengan Pedoman Pelaksaan Organisasi dan Administrasi (PPOA). (Ahmad Asmui/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Tokoh, Amalan, Anti Hoax Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Ansor Diingatkan, Jangan Sampai Aliran Keras Masuk ke Desa di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock