Sabtu, 11 November 2017

Kesan Kiai Said Usai Lihat Pameran Manuskrip dan Benda Pusaka

Jakarta, Belajar Muhammadiyah. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengunjungi pameran berbagai koleksi manuskrip dan benda-benda pusaka dilantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, (31/1)

Dalam rangkaian Harlah ke-91 NU tersebut, Kiai Said dengan teliti melihat satu persatu berbagai koleksi manuskrip kuno dan benda-benda pusaka, seperti keris, kujang, golok, pedang, dan tombak.

Kesan Kiai Said Usai Lihat Pameran Manuskrip dan Benda Pusaka (Sumber Gambar : Nu Online)
Kesan Kiai Said Usai Lihat Pameran Manuskrip dan Benda Pusaka (Sumber Gambar : Nu Online)

Kesan Kiai Said Usai Lihat Pameran Manuskrip dan Benda Pusaka

Sambil melihat, ia bertanya kepada kolektor tentang apa yang sedang dilihatnya, bahkan ia sempat membaca naskah-naskah kuno tersebut. Dan kalau ada naskah yang sulit dibaca seperti aksara Jawa, ia meminta kepada kolektor untuk membacakan, lalu ia pun mendengarkan dengan seksama.

“Ini luar biasa, baru kali Harlah NU memamerkan manuskrip-manuskrip kuno yang ditulis oleh ulama nusantara. Ada naskah kuno beraksara Arab Pegon berbahasa Jawa, juga ada kitab Islam yang ditulis Bahasa Kawi,” katanya.

Belajar Muhammadiyah

Selesai melihat sejumlah manuskrip, masih dengan ketakjubannya, ia menuturkan bahwa para pendahulu atau leluhur sudah menguasai literatur.?

“Orang kalau membaca Shohih Bukhori itu sudah level tinggi. Sekarang kitab tersebut sudah jarang dibaca,” lanjut kiai asal Kempek Cirebon itu.

Menurutnya, kalau orang sudah mengkaji kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Fathul Wahab, kitab tafsir-nya Ibnu katsir, Tafsir Jalalain berarti pemahaman agamanya sudah high level.

“Kalau sekarang itu Mbah Maimoen, Mbah Dimyati Kendal, itu levelnya sudah tinggi,” ungkapnya.

Belajar Muhammadiyah

Ia pun berharap agar ke depan koleksi-koleksi yang dipamerkan tersebut lebih disempurnakan lagi, lebih komprehensif, lebih beragam, dan lebih berkualitas. “Ini luar biasa mengangkat martabat ulama Nusantara yang bacaannya sudah Shahih Bukhari,” pungkasnya.?

Turut mendampingi Kiai Said, Wakil Ketua Umum PBNU H Mochammad Maksum Machfoedz, Ketua PBNU HM. Imam Aziz, pengurus PBNU lainnya. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Khutbah Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Kesan Kiai Said Usai Lihat Pameran Manuskrip dan Benda Pusaka di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock