Jakarta, Belajar Muhammadiyah. Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Cholil Nafis mengatakan, dai atau penceramah yang tidak bisa membaca perubahan-perubahan zaman maka mereka akan tertintang dan tergilas.?
Oleh karena itu, ia meminta kepada para dai atau penceramah itu untuk teliti dan awas terhadap perubahan zaman agar dakwah yang mereka sampaikan.
| Pendakwah Didorong Pahami Perubahan Zaman (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pendakwah Didorong Pahami Perubahan Zaman
“Orang harus bisa membaca tanda-tanda zaman, kalau tidak maka kita akan tergilas,” kata Kiai Cholil kepada Belajar Muhammadiyah, Jumat (16/6).Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia itu menilai, perhatian dan minat masyarakat ke depan akan bergeser dari media mainstream seperti televisi ke konten mainstream seperti media sosial.
?
Belajar Muhammadiyah
“Nanti ke depan, konten yang akan menjadi maharaja, bukan mainstream televisi nasional. Bahkan, televisi itu bisa dicurigai karena berafiliasi dengan partai politik tertentu,” urainya.Belajar Muhammadiyah
Bahkan, ia menyatakan bahwa umat akan semakin cerdas dan tidak terpaku kepada simbol-simbol keislaman yang disematkan oleh seseorang. Menurutnya, konten dan cara penyampaian yang menarik yang menjadi kunci di dalam dakwah ke depan.“Kalau kita mau main di publik, maka kita harus memperhatikan betul konten agar menarik. Orang berdakwah harus memiliki konten yang bagus dan juga bungkus yang bagus,” terang Kiai Cholil. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)
?
Dari Nu Online: nu.or.id
Belajar Muhammadiyah Anti Hoax, Kiai Belajar Muhammadiyah

EmoticonEmoticon