Rabu, 15 Maret 2017

Cara Unik Dakwah Syekh Thahir Al Jazairi

Nama Syekh Thahir bin Shalih Al Jazairi di Indonesia dikenal melalui salah satu karyanya dalam disiplin ilmu tauhid berjudul Al-Jawahir Al-Kalamiyah. Kitab ini menjadi salah satu pelajaran wajib di kebanyakan Pesantren. Selain menulis kitab, ulama abad ke -19 berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah asal Damaskus, Syiria itu juga dikenal sebagai seorang dai besar di kawasan Timur Tengah.

Dalam bidang dakwah, Syekh Thahir Al Jazairi memiliki pendekatan dan cara tersendiri yang unik terutama saat menghadapi sasaran dakwah yang menentang ajakannya, atau ketika menangani orang-orang yang perbuatannya dianggap menyimpang dari norma-norma agama.

Cara Unik Dakwah Syekh Thahir Al Jazairi (Sumber Gambar : Nu Online)
Cara Unik Dakwah Syekh Thahir Al Jazairi (Sumber Gambar : Nu Online)

Cara Unik Dakwah Syekh Thahir Al Jazairi

Sebagaimana dikisahkan oleh Syekh Ali? Thantawi, mantan Rektor Universitas Al Azhar Kairo, dalam bukunya berjudul Thuruqu Dawah ilal Islam yang versi bahasa Indonesianya berjudul "Wajah Umat dan Potret Dakwah", Thahir Al Jazairi tetap bersikap tawadhu’ (rendah hati) saat menghadapi orang lain yang tidak sejalan dengan pemikirannya.

Belajar Muhammadiyah

Meski demikian, di lain waktu Syekh Thahir Al Jazairi akan kembali mendatangi orang tersebut dengan membawa buku karangannya sendiri atau karya orang lain yang topik isinya tentang hal yang diragukan atau dibantah orang itu. Diberikanlah buku ini kepadanya dengan harapan materi di dalamnya bisa meluruskan dan membenarkan kesalahanpemahaman orang itu dengan tanpa disadarinya. Kepada orang yang berbeda pendapat ini Syekh Thahir akan berkata sebagai berikut:

"Sesungguhnya aku telah menemukan buku ini di perpustakaanku. Namun aku tidak mengerti isinya. Aku akan sangat senang bila kamu mau membacanya terlebih dahulu. Kemudian setelah selesai tolong beritahukan padaku apakah buku ini berguna untukku, sehingga aku bisa membacanya. Ataukah buku ini mungkin membahayakan bagi akidah sehingga akan kuhindari.”

Belajar Muhammadiyah

Setelah kitab diterima, lalu Syekh Thahir meninggalkan kitab itu selama beberapa hari supaya orang itu membacanya. Akhirnya, kata Ali Thanthawi, beberapa hari kemudian orang yang dikasih buku tersebut sudah kembali ke jalan yang benar dan menyadari kesalahannya selama ini.

Begitulah di antara metode dakwah khas yang dipraktikkan Syekh Thahir Al Jazairi, terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, bagaimanapun cara demikian memberi sumbangan dalam memperkaya ragam metode para juru dakwah dalam menyampaikan pesan pesan ajaran Islam di tengah umat islam yang plural. Juga ia telah memberi contoh teladan tentang bagaimana berdakwah secara bijak dan damai. (M Haromain)



Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Daerah Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Cara Unik Dakwah Syekh Thahir Al Jazairi di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock