Jepara, Belajar Muhammadiyah. Sekitar 20 pemuda dan pemudi dari Misdinar Gereja Katolik Kudus bertandang ke pesantren Hasyim Asyari Bangsri Jepara, Sabtu-Ahad (15-16/11). Dalam kesempatan itu mereka mukim di pesantren selama dua hari untuk saling mengenal.
?
Rombongan asal Kudus ini diketuai Rendi serta didampingi Suster Christi. Pengasuh pesantren Hasyim Asyari, KH Nuruddin Amin menyatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk membangun kepedulian antar sesama. Untuk memperkuat jalinan antar sesama awalnya harus kenal terlebih dahulu.
| Pemuda-Pemudi Gereja Mukim di Pesantren Hasyim Asyari 2 Hari (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pemuda-Pemudi Gereja Mukim di Pesantren Hasyim Asyari 2 Hari
?"Baru memperkuat jalinan antar umat beragama," urai Gus Nung, saat ditemui di kampus Unisnu Jepara, Ahad (16/11) disela-sela mendampingi ketua umum PP Lesbumi, Zastrouw Al-Ngatawi.
?
Belajar Muhammadiyah
Umat Islam dan nonmuslim, kata dia, mempunyai problem yang sama. "Masalah-masalah ini tentu tidak bisa diselesaikan sendiri. Keduanya perlu saling bertemu dan menuntaskan permasalahan," imbuhnya. ?Belajar Muhammadiyah
?Dari kegiatan itu lanjutnya kedua pihak bisa saling belajar, memahami, dan bisa hidup berdampingan. "Harapan kami kegiatan ini antara remaja Katolik dan santri saling belajar untuk menghargai dan menguatkan toleransi antar umat beragama," harapnya. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Belajar Muhammadiyah Budaya, Nasional, Humor Islam Belajar Muhammadiyah

EmoticonEmoticon