Senin, 25 Mei 2015

80 Persen Murid SMK Bhakti Utama NU Songgom Mondok

Brebes, Belajar Muhammadiyah

Lebih dari 80 persen murid SMK Bhakti Utama (BU) NU Songgom, Kabupaten Brebes Jawa Tengah mondok alias nyantri. Mereka memanfaatkan waktunya untuk belajar ilmu-ilmu agama, ketimbang kegiatan yang kurang bermanfaat.?

“Dari 314 siswa, lebih dari 80 persen mereka mondok,” ujar Kepala Sekolah SMK BU NU Songgom Purwanto saat berbincang dengan Belajar Muhammadiyah di ruang kerjanya, Sabtu (21/1/17).

80 Persen Murid SMK Bhakti Utama NU Songgom Mondok (Sumber Gambar : Nu Online)
80 Persen Murid SMK Bhakti Utama NU Songgom Mondok (Sumber Gambar : Nu Online)

80 Persen Murid SMK Bhakti Utama NU Songgom Mondok

Mereka memiliki kesempatan mondok karena di area sekolah tersebut juga digunakan sebagai asrama pondok putri sedangkan putranya mukim di Pondok Pesantren Al Falah Jatirokeh, asuhan KH Mas Mansyur Tarsudi.?

Purwanto menjelaskan, sekolah yang terletak di Jalan Raya Karangsembung, Jatirokeh Songgom Brebes itu memiliki 314 siswa yang tersebar di bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Farmasi. Mereka dibimbing 31 orang guru lulusan S1 dan S2 dengan rombongan belajar (rombel) sebanyak 11 kelas.

Belajar Muhammadiyah

Sebelum lulus, kata Purwanto, para siswa sudah banyak yang memesan untuk bekerja karena sudah disalurkan lewat Bursa Kerja Kusus (BKK). Kalaupun mau kuliah, ada beasiswa beasiswa melanjutkan ke IKIP Veteran Semarang, Unnes, Unwahas Semarang. “Kalau mau mondok ke luar negeri, bisa melanjutkan nyantri di Johanes Burg Afrika Selatan, di sana ada pondok Thoriqoh Atijaniyah yang sudah kerja sama dengan kami,” ujar Purwanto.

Untuk menyalurkan bakat dan minat para siswa, lanjutnya, SMK BU NU juga menggelar kegiatan ekstrakurikuler, antara lain pencak silat Pagar Nusa, bulu tangkis, pramuka, dan lain-lain. “Pencak silat bahkan pernah pentas di Magelang saat Porsema tingkat Provinsi Jawa Tengah,” terangnya.?

Selain itu, pada Porsema tingkat Kabupaten Brebes, SMK BU NU meraih juara 3 bulu tangkis putri, juara 2 puisi religi putra, dan juara 1 Pentas seni.

Belajar Muhammadiyah

Purwanto beserta jajarannya kini tengah menyiapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk 114 siswa kelas 12. Piranti Komputer sebanyak 40 set, Server, Clean, Listrik 10.000 watt juga sudah disiapkan. “Pada 13 Februari mendatang, anak-anak akan mengikuti simulasi tahap kedua,” tuturnya.

?

Sekolah yang terbuka bagi kalangan umum ini, tidak menerima uang pendaftaran bahkan bebas uang gedung. “Kami ingin anak-anak konsentrasi belajar tanpa terbebani pembiayaan, toh kami sudah mendapatkan BOS dari pemerintah. Anak-anak juga banyak yang mendapatkan beasiswa,” ungkapnya.

Meski digratiskan, sambungnya, sarana dan prasarana sekolah representative. Termasuk tersedianya laboratoium computer dan farmasi serta bengkel. (Wasdiun/Abdullah Alawi)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Kajian, Budaya, Humor Islam Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. 80 Persen Murid SMK Bhakti Utama NU Songgom Mondok di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock