Minggu, 15 Maret 2015

Inilah Enam Daerah yang Beri Perhatian Lebih pada Pendidikan Islam

Jakarta, Belajar Muhammadiyah. Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam kembali memberikan apresiasi kepada Kepala Daerah. Sebanyak enam kepala daerah yang terdiri dari satu wali kota dan lima bupati meraih penghargaan dari Kementerian Agama.

Keenam kepala daerah ini dipilih setelah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh Kementerian Agama. Mereka dinilai memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan Islam di daerahnya. Penghargaan atas kepedulian mereka ? diserahkan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada ajang Apresiasi Pendidikan Islam (API) 2015 di Jakarta, Jumat sebagaimana dikutip dari laman kemenag.go.id.?

Inilah Enam Daerah yang Beri Perhatian Lebih pada Pendidikan Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Enam Daerah yang Beri Perhatian Lebih pada Pendidikan Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Enam Daerah yang Beri Perhatian Lebih pada Pendidikan Islam

“Banyak wali kota dan bupati yang berpendapat bahwa pendidikan Islam merupakan ranah dari Kementerian Agama karena kementerian ini dianggap bukan bagian dari desentralisasi. Padahal seharusnya tidak seperti itu,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin pada acara Apresiasi Pendidikan Islam (API) 2015 di Jakarta, Jumat (11/12).

Belajar Muhammadiyah

Akibat dari pandangan pendidikan Islam bukan bagian desentralisasi itu, kata Amin, banyak madrasah terbengkalai bahkan roboh karena kurang perhatian dari kepala daerah. Bahkan robohnya madrasah itu terletak di dekat sekolah mewah yang dibangun wali kota atau bupati.

“Mereka menganggap pendidikan Islam bukan desentralisasi sehingga kurang terperhatikan karena pendidikan Islam dianggap urusan pusat yaitu Kemenag saja,” kata dia.

Belajar Muhammadiyah

Enam kepala daerah yang mendapatkan penghargaan API 2015 ini di antaranya Mahyeldi Ansharullah (Wali Kota Padang), Syamsuar (Bupati Siak), Danar Rahmanto (Bupati Wonogiri), Anang Syakhfiyani (Bupati Tabalong), Zainuddin Hasan (Bupati Bulukumba) dan Jamaluddin Malik (Bupati Sumbawa).

API 2015 sendiri merupakan ajang yang diberikan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam kepada individu maupun institusi yang memberikan dedikasi luar biasa untuk pendidikan Islam. Selain kategori kepala daerah, Kemenag juga memberikan apresiasi kepada madrasah berprestasi serta kepala madrasah beserta guru dan pengawas madrasah.

Kategori lainnya adalah siswa madrasah berprestasi, guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam berprestasi, siswa berprestasi, dosen berprestasi, mahasiswa berprestasi serta tokoh perorangan atau tokoh madrasah yang memajukan dunia pesantren.

Kemudian ada kategori kiai atau ustadz dan ustadzah berprestasi serta lembaga pendidikan keagamaan berprestasi dan santri berprestasi. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah AlaNu Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Inilah Enam Daerah yang Beri Perhatian Lebih pada Pendidikan Islam di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock