Selasa, 14 November 2017

Kisah Wangi Darah Santri Gugur Melawan Belanda

Cirebon, Belajar Muhammadiyah?



Perang melawan kolonial Belanda berlalu puluhan tahun silam. Kemenangan bangsa Indonesia diraih bukan hanya dengan cucuran air mata dan keringat, tapi juga darah. Di antara darah yang tercecer itu adalah milik santri bernama Muhit.

Kisah Wangi Darah Santri Gugur Melawan Belanda (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Wangi Darah Santri Gugur Melawan Belanda (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Wangi Darah Santri Gugur Melawan Belanda

Abdul Mufti menceritakan perang perjuangan Muhit saat ditemui kontributor Belajar Muhammadiyah di rumahnya di Desa Astanajapura, Cirebon, pada Selasa, (11/7). Ia tengah berbincang santai dengan anak dan cucunya.?

Diminta bercerita tentang masa perjuangan, ia langsung teringat sosok Muhit. Muhit adalah seorang warga Buntet Pesantren yang terkenal badannya menimbulkan aroma tidak sedap.

“Muhit, Kang, masya Allah, ambune blenakepor (baunya sangat tidak sedap),” kenang KH Abdul Mufti Umar.

Di Desa Sukamulya, ia dan Muhit serta satu rekan lainnya berjuang melawan lima puluhan tentara Belanda. Enam pasukan Belanda tewas di tangan mereka. Namun naas, Muhit turut jadi korban peperangan tersebut.

Belajar Muhammadiyah

Datanglah KH Abdullah Abbas menanyakan wangi yang ia cium.

Belajar Muhammadiyah

“Siapa yang pakai minyak wangi, wangi sekali?” tanya putra KH Abbas Buntet itu pada Kiai Uti, panggilan masyarakat sekitar pada Abdul Mufti.

Kiai berumur 97 tahun itu malah balik bertanya, “Ya siapa yang di tengah hutan pakai minyak wangi?”

Ternyata, setelah diperhatikan, wangi itu bersumber dari darah Muhit.

“Ambune ning lenga wangi bli kira-kira (bau minyak wangi tidak kira-kira). Ari wis getihe (ternyata darahnya) Si Muhit. Masyaallah,” kenangnya. (Syakirnf/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Belajar Muhammadiyah Amalan Belajar Muhammadiyah

Belajar Muhammadiyah. Kisah Wangi Darah Santri Gugur Melawan Belanda di Belajar Muhammadiyah ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Belajar Muhammadiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Belajar Muhammadiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Belajar Muhammadiyah dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock